top of page

Profil

A rejoint le : 25 oct. 2022

À propos

10 Tujuan Rekreasi Monumental Saksi Bisu Kejamnya Perang di Indonesia, Dikenali Menyeramkan!



ADA 10 tujuan rekreasi monumental sisa warisan penjajahan dan tersisa kejahatan perang di Indonesia. Indonesia pernah dijajah Belanda sepanjang 350 tahun selanjutnya diteruskan wargaan Jepang sepanjang 3,lima tahun. Pada periode itu, sebagian besar daerah Nusantara terkuasai oleh penjajah.


Penjajahan Hindia Belanda saat itu membuat beberapa bangunan untuk mendukung pemerintahannya. Saat ini, bangunan-bangunan tersebut sisa dan telah jadi punya pemerintahan Indonesia. Beberapa salah satunya jadi tempat wisata riwayat.


Lalu, mana saja tujuan rekreasi monumental sisa warisan kejahatan perang? Baca penjelasan dari Andalas History:


1. Lawang Sewu di Semarang

Bangunan iconic kota Semarang ini terhitung bangunan monumental kejahatan perang sebagai tujuan rekreasi. Sama sesuai namanya, bangunan ini banyak memiliki pintu.


Pada periode penjajahan Belanda, Lawang Sewu ialah kantor Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS. Bangunan ini berpindah fungis jadi penjara bawah tanah untuk menganiaya orang pribumi di periode penjajahan Jepang.


Tidak itu saja, Lawang Sewu jadi tempat pertarungan di antara Jepang menantang Angkatan Pemuda Kereta Api (AMKA) di mana mayat beberapa pemuda AMKA disemayamkan di halaman Lawang Sewu sebelumnya terakhir dipindah ke Pusara Pahlawan. Oleh karenanya, di muka Lawang Sewu dibuat sebuah tugu namanya Tugu Muda.


2. Museum Fatahillah di Jakarta Barat

Museum iconic Kota Tua di Jakarta ini saat ini menjadi satu diantara tujuan bagus yang tidak pernah sepi pengunjung. Bagaimana tidak, museum ini banyak memiliki spot bangunan classic yang instagramable.


Walau begitu, dibalik megahnya bangunannya museum ini jadi tempat monumental kejahatan perang. Di era 17 sampai 19, museum ini jadi balai kota Batavia yang pusat tongkrongan warga di tempat.


Sama seperti dengan Lawang Sewu, museum ini sempat juga digunakan sebagai penjara dan tempat eksekusi. Pada 1740, museum ini jadi saksi bisu atas bencana pembantaian beberapa ribu orang Tionghoa yang dikenali sebagai bencana Gempar Pecinan.


3. Rimba Jati Petak 45F di Kendal

Dari bangunan monumental sekarang berpindah ke tujuan alam yang sempat jadi saksi bisu kejahatan perang. Ya, Rimba Jati Petak 45F yang ada di Kabupaten Kendal ini dipercayai sebagai tempat monumental kejahatan perang yang membuat dikenali jadi rimba menyeramkan.


Pada 1965, teritori rimba ini jadi lokasi pembantaian beberapa tersangka penganut PKI. Kabarnya, beberapa penganut PKI itu dipaksakan mengeruk lubang pusara mereka sendiri sebelumnya terakhir ditembak mati.


4. Goa Jomblang di Gunung Kidul

Salah satunya tujuan rekreasi alam di kabupaten Gunung Kidul yang ini memang tidak pernah sepi. Ya, Goa Jomblang ini benar-benar digemari oleh pelancong, khususnya untuk pencinta kegiatan ekstrim.


Goa ini mempunyai keelokan yang hebat karena mempunyai "Sinar dari Surga", yaitu prediksi sinar yang masuk ke kegelapan goa melalui mulut goanya.


Tetapi, dibalik keelokannya goa ini jadi tempat pembantaian beberapa tersangka penganut PKI. Kabarnya, mereka diamankan dan dibariskan pada tepi mulut goa dengan tangan sama-sama terlilit selanjutnya ditembak. Hingga, saat salah satunya ditembak dan meninggal, karena itu lainnya akan terbawa jatuh ke goa sampai meninggal.


5. Goa Belanda - Jepang di Bandung

Bandung mempunyai tujuan rekreasi monumental kejahatan perang, yakni Goa Belanda - Jepang. Goa ini berada di Taman Rimba Raya Ir Juanda, Dago Atas, Bandung.


Dijumpai, goa ini dibuat oleh Belanda di awal 1941 dan digunakan sebagai tempat persembunyian Belanda dari gempuran udara. Dahulu, lorong-lorong di goa ini jadi saksi bisu meninggalnya beberapa ratus karyawan paksakan atau romusha. Mereka meninggal pada proses pembangunan goa ini sepanjang 3 tahun.


Tidak itu saja, goa ini jadi tempat terbunuhnya beberapa ratus prajurit Jepang yang dihajar oleh sekutu diakhir 1945.


6. Pulau Morotai di Maluku Utara

Warisan kejahatan perang yang berada di Indonesia tidak cuma berbentuk bangunan dan rekreasi alam tetapi pulau. Satu diantaranya ialah Pulau Morotai di Maluku Utara.


Pulau yang bersebelahan langsung dengan Samudra Pasifik ini jadi pangkalan tentara Jepang untuk menantang Sekutu. Tidaklah aneh bila saat berkunjung ke pulau ini terlihat beragam benda warisan Perang Dunia Ke-II.


7. Pulau Biak di Papua

Selainnya Pulau Morotai, tempat monumental kejahatan perang setelah itu Pulau Biak di Papua. Pulau ini menjadi satu diantara tempat berjalannya serangan tentara Jepang menantang sekutu dalam Perang Dunia Ke-II.


Bagaimana tidak, di sini diketemukan bermacam beberapa sisa peperangan yang tetap terlindungi, seperti peluru, meriam dan alat peperangan yang lain.


Tidak itu saja, di pulau ini banyak juga diketemukan beberapa ribu tulang belulang manusia yang dipercayai sebagai tulang beberapa tentara Jepang yang meninggal terserang sekutu. Sampai sekarang, banyak pelancong Jepang yang tiba ke Candi Muara Takus, beberapa pada mereka ambil tulang belulang itu untuk dibawa pulang.


8. Pulau Nusa Barong di Jember

Pulau Nusa Barong yang ada di Jember, Jawa Timur ini populer karena keelokan pantainya. Bahkan juga, pulau ini sering disetarakan dengan Phi-Phi Island yang berada di Thailand.


Walau demikian, dibalik keelokannya Pulau Nusa Barong rupanya jadi tempat monumental kejahatan perang. Dahulunya pulau ini diperebutkan karena jadi penunjang ekonomi di periode Kerajaan Blambangan.


Lantara kekuatannya ini, Belanda pada akhirnya berminat untuk menguasainya. Saat usaha kuasai pulau ini, pada 1777 pecahlah pertarungan yang makan beberapa korban.


Akhirnya, sesudah peperangan itu, ada larangan untuk warga untuk mendatanginya sampai 1920, pulau ini disahkan sebagai teritori cagar alam.


9. Gili Trawangan, Lombok Utara

Gili Trawangan di Lombok Utara menjadi satu diantara tujuan rekreasi yang bagus sekali. Tidak cuma pelancong lokal, banyak pelancong luar negeri yang ikut bersama-sama untuk liburan di pulau yang elok ini.

Banyak yang tidak tahu, Gili Trawangan jadi tempat monumental kejahatan perang. Ini dapat diketemukan di bawah laut Gili ini berbentuk bangkai kapal perang yang karam pada Perang Dunia Ke-II, yakni Japanese Wreck dan Bounty Wreck.


Tidak cuma kapal karam, ada juga beberapa Goa Jepang yang berada di pulau ini. Bahkan juga, di sejumlah tempat banyak diketemukan beberapa sisa alat perang.


10. Pulau Onrust di Kepulauan Seribu

Pulau Onrust ialah pulau yang populer mempunyai panorama laut yang paling menarik. Tetapi, cukup banyak juga pelancong yang tiba cuma ingin berekreasi riwayat di sini.


Pulau Onrust dahulunya jadi tempat beristirahat keluarga Kerajaan Banten, kamp sandera dalam kejadian Zeven Provincien sampai jadi tempat pangkalan militer VOC menantang Banten. Kemudian, pada 1962, pulau ini jadi saksi bisu di mana beberapa pimpinan DI/TII dilakukan mati.


Tersebut 10 tujuan rekreasi monumental sisa warisan kejahatan perang.

Profil: Members_Page

Daniel Lee

Plus d'actions
bottom of page