top of page

Profil

A rejoint le : 26 oct. 2022

À propos

Apa Itu Reksa Dana?


Ada beberapa argumen untuk melakukan investasi di reksa dana, terhitung yang terpopuler: penganekaragaman. Saat seorang investor mempunyai uang mereka di reksa dana, itu menolong menebarkan portofolio antara banyak asset yang lain, yang membuat perlindungan portofolio dari volatilitas di pasar.


Reksa dana direferensikan untuk semuanya investor. Ada empat tipe khusus reksa dana. Dalam artikel ini, kami mengulas semua dasar-dasarnya hingga Anda bisa putuskan tipe reksa dana yang pas untuk Anda.

Apa Itu Reksa Dana?

Reksa dana ialah investasi kombinasi yang memungkinkannya investor menyimpan uang di beberapa sekuritas yang lain dengan 1 investasi tunggal. Melakukan investasi dalam reksa dana memungkinkannya seorang untuk menambah beberapa ratus, atau bahkan juga beberapa ribu, asset ke portofolio lewat satu investasi. Ini dikenali sebagai penganekaragaman, yang membuat perlindungan investasi. Beberapa pakar setuju jika penganekaragaman ialah kunci untuk membuat kekayaan.

Pada akhirannya, faedah reksa dana atau investasi kombinasi apa saja ialah memungkinkannya Anda terhubung rangkaian perusahaan dan bidang yang terdiversifikasi dengan ongkos lebih rendah. kata Jill Schlesinger, CFP dan presenter podcast Jill on Money.


Bagaimana Reksa Dana Bekerja?

Menurut situs www.finansial.co, Reksa dana kumpulkan uang dari banyak investor untuk beli sekuritas yang membuat dana itu. Manager reksa dana pilih investasi berdasar arah reksa dana, yang bisa meliputi pembelian dan pemasaran sekuritas atau sekedar mencari performa index tertentu.


Reksa Dana Tiba Dalam Dua Tipe: aktif dan pasif

Dana pasif mencari index mapan seperti S&P 500. Sebetulnya sedikit ongkos yang perlu dikeluarkan investor, karena dana itu cuma beli semua asset dalam index tertentu. S&P 500 meliputi 500 perusahaan paling besar di pasar saham.

Ini dikenal juga sebagai dana index, dan mereka jadi makin terkenal dalam beberapa dasawarsa paling akhir. Tapi mereka bukan salah satu tipe reksa dana. Banyak reksa dana diatur dengan aktif, maknanya manager investasi beli dan jual sekuritas untuk membuat portofolio yang usaha menaklukkan pasar. Beberapa pakar sepakat dana pasif ialah langkah yang perlu dilakukan.

Apa Beragam Tipe Reksa Dana yang Ada?

Ada banyak tipe reksa dana, dan mereka dikelompokkan berdasar tipe asset yang mereka punyai. Arah investasi reksa dana tentukan tipe sekuritas yang dibelinya, kata Hutch Ashoo, pendiri dan CEO Pillar Wealth Manajemen, sebuah perusahaan keuangan. Reksa dana bisa mengutamakan diri pada satu ataupun lebih tipe investasi. Sebuah dana kemungkinan, misalkan, melakukan investasi khususnya dalam obligasi pemerintahan, ekuitas perusahaan besar, atau saham dari negara tertentu.

Ketika menentukan reksa dana untuk melakukan investasi, pikirkan arah investasi Anda dan tentukan reksa dana yang sesuai arah Anda. Pilih reksa dana memiliki biaya rendah bisa menolong mengawali portofolio investasi Anda dan membuat Anda siap untuk pensiun.

Empat Tipe Reksa Dana yang Paling Umum Ialah:

Reksa dana saham melakukan investasi di saham perusahaan. Mereka kemungkinan mencari index saham tertentu, seperti S&P 500. Mereka mungkin saja berspesialisasi dalam tipe saham tertentu, seperti saham perkembangan atau penghasilan. Ini ialah tipe reksa dana yang terpopuler.


Dana obligasi, dikenal juga sebagai dana penghasilan rutin, melakukan investasi dalam obligasi dan instrument hutang yang lain. Beberapa kemungkinan usaha untuk mencicip pasar obligasi keseluruhannya, sementara lainnya mengutamakan diri pada tipe obligasi tertentu, seperti obligasi korporasi, obligasi pemerintahan, atau obligasi sampah.


Reksa dana pasar uang mempunyai resiko paling rendah dari semua tipe reksa dana. Secara hukum, mereka cuma bisa melakukan investasi pada instrument hutang periode pendek yang berkualitas tinggi.


Dana tanggal sasaran, dikatakan sebagai dana imbang atau dana transisi hidup, melakukan investasi dalam beragam instrument ekuitas dan hutang sebagai langkah untuk menyiapkan portofolio imbang yang kurangi resiko sejauh hidup seorang.


Apakah itu Ongkos Reksa Dana?

Saat investor beli reksa dana, mereka kemungkinan dikenai rasio ongkos, atau ongkos, untuk dana itu. Rasio ongkos dipastikan sebagai prosentase. Makin tinggi rasio ongkos, makin bertambah yang hendak makan keuntungan investor. Saat sebelum melakukan investasi, check ongkosnya. Apa saja di bawah 0,2% dipandang seperti ongkos rendah; apa saja lebih dari 1% tinggi.

Ongkos yang lain berkaitan dengan reksa dana ialah ongkos pemegang saham. Ongkos pemegang saham umum terjadi saat investor beli atau jual saham mereka dalam dana itu. Mereka bisa meliputi beban pemasaran, ongkos penebusan, dan komisi. Tidak seluruhnya reksa dana membutuhkan ongkos pemegang saham, karena beberapa dipandang seperti dana tanpa beban dan memungkinkannya investor untuk beli dan jual tanpa bayar komisi.

Kelas Saham Reksa Dana

Saham reksa dana dapat tiba dalam beberapa kelas yang lain. Masing-masing kelas yang lain dari reksa dana tertentu melakukan investasi pada sekuritas dasar yang serupa dan mempunyai arah investasi yang serupa. Tetapi, kelas mempunyai feature dan ongkos yang lain, yang bisa mempengaruhi performa intinya. Berikut yang lain:

Saham Kelas A membebankan mayoritas ongkos mereka dari muka berbentuk beban pemasaran front-end. Sebagai tukarnya, mereka mempunyai ongkos tahunan paling rendah. Saham Kelas A terbaik untuk investor periode panjang karena bila Anda meredam investasi lumayan lama, karena itu rasio ongkos yang dikurangkan akan tutupi ongkos didepan yang semakin besar.


Saham Kelas B tidak mempunyai beban pemasaran front-end. Mengakibatkan, mereka tambah murah untuk beli dari muka, khususnya untuk investasi besar. Tapi ongkos tahunan untuk saham ini umumnya semakin tinggi dibanding saham Kelas A, dan mereka mempunyai beban pemasaran back-end, yang disebut ongkos yang hendak Anda bayarkan saat Anda jual saham Anda.

Saham Kelas C kemungkinan mempunyai beban pemasaran front-end atau back-end yang kecil, tapi ongkos khusus datang dari rasio pengeluaran yang semakin tinggi. Saham Kelas C bagus untuk mereka yang merencanakan untuk meredam sahamnya untuk periode saat yang lebih singkat, karena beban penjualannya lebih rendah.

Tidak seluruhnya saham reksa dana terhitung dalam salah satunya kelompok itu. Kenyataannya, banyak reksa dana yang hendak Anda jumpai sebagai investor dipandang seperti dana tanpa beban. Mereka tidak membebankan beban pemasaran front-end atau back-end. Salah satu ongkos Anda ialah rasio pengeluaran tahunan Anda. Tipe reksa dana ini ialah yang umumnya dituruti oleh investor.

Keuntungan dan Rugi Reksa Dana

Penganekaragaman: Membuat portofolio yang terdiversifikasi secara baik adalah dasar investasi periode panjang. Reksa dana memungkinkannya investor untuk menganekaragamkan portofolio mereka bukan hanya dalam kelas asset tapi juga lintasi kelas asset, cukup dengan beberapa pemilikan.


Ongkos rendah: Tipe reksa dana tertentu mempunyai ongkos yang paling rendah, yang memungkinkannya Anda simpan semakin banyak hasil investasi Anda. Misalkan, banyak reksa dana index mempunyai rasio ongkos kurang dari 0,05%. Management professional: Untuk banyak investor, ide untuk pilih Investasi Reksadana Pendapatan Tetap. Tetapi pada kasus reksa dana aktif, pengurus dana akan mengatasinya untuk Anda.

Reinvestasi dividen: Saat Anda mendapat dividen dan sumber penghasilan lain dari investasi reksa dana Anda, Anda bisa menginvestasikannya kembali secara automatis ke dana itu. Mengakibatkan, investasi Anda terus tumbuh bahkan juga bila Anda tidak aktif melakukan investasi semakin banyak.

Ongkos semakin tinggi untuk dana aktif: Sementara reksa dana yang diatur secara pasif bisa mempunyai ongkos yang paling rendah, dana aktif condong tambah mahal. Ongkos management yang semakin tinggi menerangkan bukti jika manager dana mainkan peranan yang lebih langsung saat menentukan investasi.


Tidak ada perdagangan intraday: Tidak seperti dana yang diperjualbelikan di bursa (ETF), yang disebut investasi kombinasi yang sama, reksa dana tidak meluluskan perdagangan intraday. Kebalikannya, perdagangan cuma terjadi di akhir hari perdagangan, yang memiliki arti Anda mempunyai kendalian yang lebih kecil atas harga.

Kontrol terbatas: Saat Anda melakukan investasi di reksa dana, manager dana pilih asset atas nama Anda. Dalam kasus dana pasif, Anda ketahui tepat asset apa yang telah ada dalam dana itu. Tapi dengan dana aktif, pengurus dana kerap kali bisa beli dan jual asset, dan Anda belum pasti tahu.

Profil: Members_Page

GefreyBenson

Plus d'actions
bottom of page